Sabtu, Maret 07, 2009

kenyataannya emang harus gitu kali ya???

Huh!

setelah bebrapa kali ganti tema untuk tugas event kita,
selalu aja ada hal yang ngerusak planning kita.
sampe akhirnya, selalu mengalami hal yang sama.

gatot, alias gagal total.

kenapa seh selalu begitu?
perasaan akhir2 ini selalu aja planning event-ku itu berantakan.
dari mulai event satu ke event berikutnya.
apa mungkin ini cara Alloh menegur aku,
supaya aku baik-baik duduk di rumah bareng anak2-ku?
mungkin, karena kebanyakan kegiatan bikin hubungan antara aku & anak2-ku jadi sedikit renggang?

atau emang karena kemampuanku sekarang 'gak setangguh dulu?
yang selalu punya kekuatan untuk menyanggah apa aja yang jadi ranjau setiap event yang kita kelola?

atau..??

ehm...??

sangkaan buruk apa lagi ya, yang bisa buat hatiku puas numpahin unek2 ini?
atau lebih baik, mulai dengan sangkaan yang indah2 aja?
supaya hati ini tenteram dan sedikit lega?

tapi....

some time, rela... dan ikhlas,,,
some time, nyesel,,, ngedumel,,, kecewa,,,, sebeeeel .. :((

ugh! be-te.... pol..pol...polan.

by the way,
yang lalu, biarin ajalah berlalu,
sekarang onwards, kayaknya harus lebih mateng mikirin semuanya,
baik itu pihak keluarga ataupun kegiatan..

ya.. walaupun tadinya ngerasa semuanya baik2 aja,
tapi kenyataannya,
di rumah bareng anak2 lebih menyenangkan dari pada nyenengin klien ;))

ya.. walaupun kadang2, nyenengin klien, jauh lebih puas... ;))

cape degh ..^!^

Kamis, Januari 22, 2009

--- On Thu, 1/15/09, Dadi Kurniadi <dadikurniadi@yahoo.com> wrote:
From: Dadi Kurniadi <dadikurniadi@yahoo.com>

Subject: Fw: [atpvet_smg] SONG FOR GAZA: "We will not go down"


SONG FOR GAZA"We will not go down"


Dear friends,
I have been overwhelmed by the warmth and the friendship you have all given me in response to my song for Gaza, "We Will Not Go Down". I am doing my best to go through your numerous messages, emails and comments, and ask you to kindly bear with me until I am able to do so. Please forgive me if I am not able to respond to each and everyone of you; but please also know that I really appreciate your messages.
My original intention to donate proceeds from the sale of the MP3 to charity has been complicated by technical matters; therefore, I have decided to make the song available free of charge. I would like to request that after downloading the song from this page, you kindly donate directly to a charity or an organization dedicated to alleviate the suffering of the Palestinian people. Worthy of note is UNWRA (United Nations Relief and Works Agency for Palestine Refugees in the Near East), which has been helping Palestinian refugees since their dispossession in 1949. Please click here to donate through them: http://www.un/. org/unrwa/
Thank you for your continued encouragement of my work as a musician, for your purchases of my CD, and for spreading the song, the video and the message as you have been doing. I am grateful for every demonstration of support I have received from you, and for every thought and prayer that has gone to the people of Gaza.
Sincerely,
Michael Heart



The Lyric:WE WILL NOT GO DOWN (Song for Gaza)(Composed by Michael Heart)Copyright 2009
A blinding flash of white light

Lit up the sky over Gaza tonight
People running for cover
Not knowing whether they’re dead or alive


They came with their tanks and their planes
With ravaging fiery flames
And nothing remains
Just a voice rising up in the smoky haze


We will not go down
In the night, without a fight
You can burn up our mosques and our homes and our schools
But our spirit will never die
We will not go down
In Gaza tonight

Women and children alike
Murdered and massacred night after night
While the so-called leaders of countries afar
Debated on who’s wrong or right


But their powerless words were in vain
And the bombs fell down like acid rain
But through the tears and the blood and the pain
You can still hear that voice through the smoky haze


We will not go down
In the night, without a fight
You can burn up our mosques and our homes and our schools
But our spirit will never die
We will not go down
In Gaza tonight

We will not go down
In the night, without a fight

We will not go down
In Gaza tonight

-)(-




Berikut ini adalah terjemahan saya, karena belum sempurna silahkan anda merapikannya:
WE WILL NOT GO DOWN (Song for Gaza)(Composed by Michael Heart)(Translated by.http://riasaptarika.com)


Seberkas kilatan putih terang membutakan
Api memancar ke angkasa Gaza malam ini
Orang-orang berlari untuk berlindung
Tidak mengetahui apakah mereka sudah mati atau hidup
Mereka datang dengan tank dan pesawat tempur
Memporak porandakan dengan api yg berkobar
Dan tidak ada yg peduli
Hanya suara melengking di dalam asap pekat berkabut
Kami tidak akan turun
Pada malam hari, tanpa berjuang
Anda dapat membakar masjid dan rumah-rumah kami serta sekolah kami
Tetapi semangat kami tidak akan pernah mati
Kami tidak akan turun
Malam ini di Gaza
Perempuan dan anak-anak sama-sama
Dibunuh dibunuh secara kejam baik malam dan subuh
Sementara yang disebut pemimpin negara jauh entah kemana
Hanya berdebat tentang siapa yang salah atau benar
Tetapi mereka tak punya nyali, hanya kata-kata tak berguna
Dan bom berjatuhan seperti hujan asam
Tetapi disambut dengan air mata, darah dan penderitaan
Anda masih dapat mendengar suara menembus asap pekat berkabut
Kami tidak akan turun
Pada malam hari, tanpa berjuang
Anda dapat membakar masjid dan rumah-rumah kami serta sekolah kami
Tetapi semangat kami tidak akan pernah mati
Kami tidak akan turun
Malam ini di Gaza
-)(-


Sumber: http://michaelheart.com/Song_for_Gaza.html
http://eramuslim.com/berita/dunia/cara-artis-barat-membela-gaza.htm






Download MP3 Lagunya (FREE dan LEGAL) http://www.michaelh/ eart.com/ Song_for_ Gaza.html
Kalau dah download, inget kalau ada uang lebih sisihkan untuk menyumbang untuk Palestina!

Please click here to donate through them: http://www.un/.. org/unrwa/ Atau Sumbangan bisa dikirimkan ke :
BCA: No. Rek. 686.0153678 (a.n. Medical Emergency Rescue Committee) BMI: No. Rek. 301.00521.15 (a.n. MER-C) BSM: No. Rek. 009.0121.773 (a..n. Medical Emergency Rescue Committee)

Atau bisa juga melalui SMS dengan mengetik:
MERC PEDULI kirim ke 7505
dengan mengirim SMS tersebut diatas anda akan mengirimkan donasi sebesar 5,000/ SMS.

Rabu, Januari 21, 2009

akhirnya pulang deh....

cutiku udah kelar, neh....

seminggu di pekanbaru emang bener-bener puas-puasin semuanya...
pengalaman yang lucu...

diperjalanan ketemu turis yang mo barengan ke pekan barunya,
katanya dia mo ke bukit tinggi dari pekanbaru.
ada acara nginep di rumah mertuku.
walhasil... cerita "Bule masuk desa" kejadian disono...

seru banget.

amak, udah langsung baikan katanya kedatangan kami, walaupun kita bisa sama-sama ngeliat, kalo beliau masih oyong, karena badannya masih ngilu-ngilu gitu...
sekarang, ayah, sakit juga pas detik-detik terakhir kami meninggalkan keluarga ini.
sebenernya 'gak tega juga, ninggalin ayah yang sakit.
Tapi mo gimana lagi, orang besok aja aku udah harus mulai kuli lagi. Ya... secara dari situ kami sekarang dapet buat makan.
semoga saja mereka semua tetap sehat wal 'afiat, amien...

ya... hidup memang harus terus memaksa kita untuk memilih. butuh kekuatan yang besasr untuk menentukan sebuah pilihan...
resikonya, biar kita tanggung sendiri...

--

Selasa, Januari 13, 2009

cuti neh...

ehm...
besok, dari tanggal 14 ampe 22 january ini, aku cuti, neh...
07 hari kerja.... pulang kampung neh...
ya... kampung mertua, seh.....
gpp dong... secara kini mereka satu-satunya oang tuaku yang masih ada, gtu...

walaupun masih bimbang en masih banyak pertimbangan,
akhirnya kuputusin buat cuti dari kerjaan ma kul.
Dengan begitu, kita bisa pergi jenguk Mama yang lagi sakit di kampung.

Beneran,
aku gpp.
cuman ... ehm... entahlah,
rada berat ninggalin banyak kerjaan disini.
bukan cuman kerjaan di office, tapi juga kerjaan sama anak-anak yang bentar lagi mau uas.
kesannya aku ngelepas tanggung jawab gitu.
jadinya kerasa berat banget di dada ini.

surat ijin 'gak kul juga udah aku titipin ke orang lembaga buat dikasihin ke kaprodiku, p'alex.
dan aku udah copy banyak buat di kasihin ke dosen-dosenku.
tengok,,,, aku udah siap, kan?

tinggal bathin aja yang masih harus lebih disiapin.

ok . .... . let's go...

pekanbaru,,,,,,,,,,,,,,,, i'm coming........................

Senin, Januari 05, 2009

Ada apa dengan TA-ku??

Akhirnya, sampai juga ketahap ini.
Tahap dimana aku harus bener-bener bikin semuanya berjalan sesuai dengan rencana.
Yach... TA alias Tugas Akhir, yang harus kelar dengan sempurna, sebelom akhirnya aku dinyatakan LULUS dari perjuanganku kali ini.

Ternyata, 'gak semudah yang aku bayangkan sebelomnya.
Dan emang bener-bener memerlukan totalitas dari berbagai segi.

Huh... rasanya berat banget untuk memulainya,
selain karena mepetnya waktu pengumpulan JUDUL TA, yang harus siap dalam waktu 3 hari doang.... Karena minggu depannya aku harus udah seminar Judul TA.

Ya.. Alloh... semoga kekuatan yang aku miliki sekarang adalah kekuatan yang penuh berkah, yang mampu menghalau semua rintangan dalam menyempurnakan TA ini. amien....

minta dukungan dari semuanya, ya...
semoga 'gak ada hambatan...
Amien yaa robbal 'alamien...

Minggu, November 23, 2008

Bentar lagi

Padahal ini bukan kali pertama aku nungguin orang ngelahirin... Bahkan waktu aku belom nikah dulu, aku juga pernah nungguin orang ngelahirin.
tapi ini kok beda, ya? aku ikut grogi, dari semalem, waktu adikku bilang kalo dia udah keluar plek gitu, ampe hari ini udah waktu dzuhur, aku masih ngeraa deg-degan.
huh.. baru bukaan 2 kata bidannya.

aku semakin gelisah nungguin calon keponakan aku.
bingung juga, gimana nanti, ya? pas anaknya lahir, bapaknya mo ngapain ya? secara dia beda keyakinan sama adikku. apa dia mo ngadzanin anaknya kalo cowok? ato dia mo ngomatin kalo anaknya cewek? atau dia mo ngapain?

kita sih pengennya anak itu lahir tetep harus denger suara adzan/qomat dari bapaknya, tapi kan 'gak mungkin, orang dia bukan orang muslim. tapi, apa boleh kalo yang ngadzanin/qomatin itu bukan bapaknya? aku misalnya? atau bidannya?

jadi tambah deg-degan neh....

Minggu, Agustus 24, 2008

nikmat hidup

Semua tau, hidup kita bervariasi. Ada saat susah, ada saat senang, ada saatnya kita harus menerima, ada saatnya kita memberi, Ada siang, ada malem, ada matahari, ada bulan, de el el….. Semuanya anugrah dari Maha kuasa, hanya atas kuasa-Nya semua bias kita nikmati. Kenikmatan yang tercurah, bukan hanya sesuatu yang kita inginkan saja, tapi kadang hal yang tak terduga sekalipun sering kita terima berkat rahmat-Nya. Bahkan sesuatu hal yang kita inginkan itu belum tentu hal yang terbaik jika kita mendapatkannya. Sang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, tahu betul apapun yang terbaik buat kita, baik itu suka maupun kita tidak suka. Kata Alloh: “Apa saja nikmat yang kamu peroleh adalah dari Allah, dan apa saja bencana yang menimpamu, maka dari (kesalahan) dirimu sendiri. Kami mengutusmu menjadi Rasul kepada segenap manusia. Dan cukuplah Allah menjadi saksi.” QS. AN NISAA':79.
Hanya saja, terkadang kita saja yang mengartikannya lain, kadang-kadang kita malah sering berprasangka buruk kepada Maha Pemberi atas kejadian yang tidak kita sukai menimpa kita, malah sering kita menyebutnya itu kutukan atau hukuman. Lalu kita bertanya, “Tuhan… sebenernya apa dosa hamba kepada-Mu..??? Sehingga Engkau berikan cobaan ini kepada hamba-Mu ini….” Atau kita berteriak, “Tuhan…. Mengapa Engkau tidak adil kepada hamba-Mu ini.... mengapa semua ini menimpa kami....” dll... dll... dll... Seolah-olah, kita saja yang hanya biasa menerima semua ketidak bahagiaan, semua kenistaan, semua kepahitan sendiri... yang lainnya terlupakan. Seakan-akan hidup ini hanya kita saja yang merasa kesusahan, hanya kita saja yang manganggung semua kedukaan dan penderitaan, yang lain tidak....
Padahal, seandainya kita meluangkan sedikit saja waktu kita, untuk merenung.... untuk sekedar mengingat beberapa waktu menjelang detik ini... Apa iya, dari sepanjang hayat kita, tidak pernah merasa bahagia? Merasakan setitik keindahan dan menyebut syukur Alhamdulillah? Sebentar memory saya berlari flash back, tiba ke masa saya kecil, (langsung theme song jalanJJJ) ”Sejak kecil ku diasuh oleh ayah bunda, tak pernah dia mengeluh malah ku dijaga....” masa dimana semua keinginan kita dituruti sama semua orang yang menyayangi kita, ya... orang tua, kakak, bahkan sodara-sodara kita. Semua menggendong saya, memanjakan saya, hingga menuruti apapun kemauan saya.... Bahagia, kan....??? Kita nangis, mereka sibuk mencari apa penyebab kita menangis, setelah itu mereka berbuat sebisa mereka untuk menghentikan tangis saya, bahkan mungkin sampai saya bisa tertawa kembali. Besar sedikit, mereka memberikan waktu kita untuk menimba ilmu, dari kita mengenal lingkungan sekitar kita, sampai ilmu-ilmu umum disekolah. Udah dapet baju seragam, ke sekolah dianterin, dapet uang saku pula itu, ya... Seneng, kan...??? Kebahagiaan tak terkira, saat pertama kali diterima kerja setelah lulus SMA, ya... walaupun kerja cuman sehari JJJ karena ternyata, waktu itu ngerasa kalo kerja itu ngebosenin.... Tapi langsung diterima kerja lagi di tempat lain.... Seneng juga tuh... apalagi pas gajian. Gaji pertama langsung kemana-mana... Serasa kita aja yang punya uang.... Seneng lagi dapet panggilan dari depnaker, buat kerja di Batam... gajinya lebih gede, fasilitas lebih OK, naek pesawat untuk pertama kalinya, Garuda pula, siapa yang ’gak seneng, sampe dapet jodoh pula ..... JJJ
Kebahagiaan bertambah, saat dikaruniai 2 orang buat hati.... dan rumah tangga yang utuh sampai sekarang, semoga selamanya....
Semua kesenengan, semua kebahagian... (sama ya…JJJ ) harusnya tetep keinget, saat kita ngerasa sedih, saat kita ngerasa di tinggal orang tua menghadap-Nya, kita larut dalam kesedihan, walaupun sebenernya terbersit rasa seneng, karena mereka beristirahat dari penyakit yang di deritanya…. Tapi tetep aja, nangisnya paling banter. Ya… ikhlas, sih… udah siap juga ngerelain kepergian mereka, tapi beneran ‘gak nyangka kalo bakalan secepet itu. Kasus lain, saat kita di tegor atasan karena kerjaan kita ’gak disukai atinya, suebelnya minta ampun... Pas ada yang nyabotase kerjaan kita, gondoknya ’gak ketulungan.... Pas kita udah kayak kacung dibuatnya, rasanya pengen langsung re-sign.... Kita males berangkat kerja di pagi hari, rasanya ’gak mau ketemu sama semua orang yang nyebelin, sukanya cari muka, sukanya jilat-jilat kayak kucing, sukanya nindes rakyat jelita (kayakakyu JJJ), sukanya belaga jadi orang terhebat didunia, sukanya cari aman dimata atasan dan aman pula dimata bawahan, sukanya suka-suka dia semua.....(wueeekkkk kok jadi maki-maki orang JJJ.... bahaya neh... jadinya su’udzon gitu...hi..hi..hi... )
Padahal, ya Alloh... kita sungguh ’gak bersyukur, ya..... diluar sana, masih banyak orang stress gara-gara ’gak punya kerjaan, diluar sana orang-orang sampe berani bayar calo, biar bisa kerja cuman jadi buruh (kata temenku, buruh kasar ataupun buruh halus... sama-sama buruh, toh...), disini kita cuman bisa ngeluh karena situasi yang ’gak sama dengan yang kita inginkan.....
Pada saat kita protes ini itu ndut... masalah kesehetan kita.... kita sibuk cari info sana-sini, dokter ini ’gak bagus... dokter itu ’gak cocok.... semuanya mendadak salah.... padahal di luar sana, banyak anak-anak sakit parah karena ’gak bisa milih dokter, jangankan milih dokter yang bagus dan mahal, milih dokter amatiran yang murah aja... harus mikir jungkir balik, cari jaminan kesehatan... cari surat bukti keluarga miskin, biar bisa dirawat, biarpun di puskesmas... itu juga butuh perjuangan.... cari tanda tangan semua pejabat.... sebab kalo ’gak, semua rumah sakit menolak untuk perawatan kalo ’gak ada jaminan, itulah peraturannya, katanya....
Seandainya kita luangkan waktu sedikit saja untuk memperhatikan semua itu.... insya alloh, kita akan senantiasa menjadi orang yang selalu akan menikmati hidup. Karena sang Khalik, menciptakan sesuatu karena ada alasannya, Dia ’gak bakalan salah ngasih rezeki ke kita, ’gak bakalan salah ngasih apapun.... semua sudah ada dalam rencana-Nya. Alloh swt, berfirman ”Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya. (Mereka berdo`a): "Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang yang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri maaflah kami; ampunilah kami; dan rahmatilah kami. Engkaulah Penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir”.” QS. AL BAQARAH:285
So, semoga mulai hari ini, kita terutama saya, bisa memulai hari ini dengan bersyukur, apalagi dalam hitungan hari, kita akan memasuki bulan suci Ramadhan, dulan yang penuh rahmat, bulan penuh magfiroh, bulan dilipat gandakan semua amal kebaikan kita, bulan dibukanya pintu syurga selebar-lebarnya dan ditutup rapatnya semua pintu neraka, bulan dimana kita dibakar baik itu semangat beramal sholeh, semangat beribadah ataupun dosa-dosa kita juga ikut dibakar, bulan dimana di dalamnya terdapat 1 (satu) malam yang mulia, malam seribu bulan, malam Lailatul Qodar.
Semoga kita siap memasuki bulan romadhon, dan menikmati hidup bisa ikut merasakan indahnya beribadah yang hanya kita dan Maha Melihat saja yang tahu, bagaimana kita berpuasa sesungguhnya.

Selamat Menunaikan Ibadah Puasa.
Semoga kita bertemu di kemenangan,
Mohon Maaf Lahir & Bathin,
Taqobalallohu minna wa minkum,
Ya taqobal ya karim....

d'most fav web

Copyright @ 2013 yanti.